Kamis, 28 September 2017

PELATIHAN KEGAWATAN MATERNAL DAN NEONATAL



dr. M Ihsan Fajar, Sp.OG sedang memberikan pelatihan kepada dokter UGD 
 
Dalam rangka peningkatan mutu SDM, RSU Purwogondo senantiasa meng-upgrade tenaga tenaga profesional masing masing unit pelayanan.
Salah satunya adalah unit pelayanan kebidanan dan kandungan. Pelatihan kegawat daruratan maternal dan neonatal dilaksanakan demi mempersiapkan pelayanan PONEK RSU Purwogondo

KUNJUNGAN GUBERNUR

Ganjar Tinjau Layanan Pasien JKN-KIS di RSU Purwogondo

 

KEBUMEN, suaramerdeka.com- Dalam rangkaian kunjungannya ke Kebumen, Gubernur Ganjar Prabowo, meninjau pelayanan pasien JKN-KIS di RSU Purwogondo, Kebumen, Kamis (14/9). Di rumah sakit yang berada di Jalan Puring KM 8 Desa Kalipurwo, Kuwarasan itu, Ganjar berdialog dengan pasien peserta JKN KIS.
Setelah bertanya soal pelayanan kepada para pasien yang dikunjungi, orang nomor satu di Pemprov Jateng itu  tampak puas. Salah satu
pertanyaan yang diajukan kepada pasien JKN-KIS adalah apakah pasien diminta bayaran lagi?
"Tidak dikenai biaya apa pun. Gratis Pak," ujar Abdullah Efendi warga Desa Sidobunder, Kecamatan Puring.
Turut mendampingi, Direktur RSU Purwogondo, dokter Kuspriyadi, Wakil Direktur RSU Purwogondo, Edi Murratdhi, dan Owner RSU Purwogondo yang tak lain adalah Ketua DPRD Kebumen, Cipto Waluyo. Tampak Wakil Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz, Kapolres Kebumen,  AKBP Titi Hastuti, dan jajaran Forkompinda.
Dalam kesempatan itu, Ganjar menyampaikan kepada pimpinan dan karyawan RSU Purwogondo agar dalam memberikan pelayanan kesehatan terutama peserta JKN-KIS, selalu mengutamakan masyarakat yang membutuhkan terutama masyarakat prasejahtera.
"Peningkatan pelayaanan diharapkan akan meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat secara umum," ujar Ganjar Pronowo.
Sedang Berkembang
Direktur RSU Purwogondo, dokter Kuspriyadi, melalui Wakil Direktur RSU Purwogondo, Edi Murratdhi menyampaikan, bahwa RSU Purwogondo merupakan rumah sakit tipe D yang sedang berkembang dengan fasilitas, sarana, dan prasarana lengkap untuk menangani pasien. Pelayanan yang diberikan akan selalu berkiblat kepada kebutuhan masyarakat. Termasuk dalam menyediakan pelayanan dokter spesialis dan fasilitas penunjang medis.
"Hal ini supaya pelayanan dapat mandiri dan meminimalisir ketergantungan terhadap institusi lain," katanya.
Edi menambahkan, sebanyak 80 persen pasien di RSU Purwogondo adalah peserta BPJS Kesehatan. Ambulans gratis disediakan untuk penjemputan pasien dari rumah ke RSU Purwogondo tanpa biaya apa pun. Pihaknya juga melayani KB steril bagi perempuan (MOW) secara gratis.

Minggu, 30 Juli 2017

AKREDITASI

AKREDITASI  merupakan salah satu  upaya  peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat. Menuju ke arah tujuan tersebut maka RSU Purwogondo dengan semangat yang tinggi melaksanakan Akreditasi rumah sakit sesuai dengan ketentuan pemerintah.


Proses Bimbingan Akreditasi Oleh KARS Pusat

Senin, 15 Mei 2017

AMBULANCE gratis

Siap melayani 24 jam



Jumat, 12 Mei 2017

PELAYANAN

Poli Umum ( Setiap Hari )

Poli Spesialis

Rawat Inap

Radiolgi

 Instalasi Gizi

 Laboratorium

Fisioterapi

R. Bersalin

Selasa, 09 Mei 2017

ASI DAN KECERDASAN ANAK


PENDAHULUAN
Kalau ditanya ke seluruh orang tua yang masih waras di dunia ini, “Apakah anda ingin punya anak yang cerdas?”, pasti jawaban mereka, “Ya, kami ingin anak-anak yang cerdas.” Tapi kalau ditanya, “Apakah ibu-ibu dan bapak-bapak mendukung pemberian ASI Eksklusif?”, jawabannya belum tentu mendukung. Padahal antara ASI dan kecerdasan anak, sangat jelas korelasinya.
Kecerdasan seorang anak, dipengaruhi oleh 2 faktor, yaitu faktor genetik dan faktor lingkungan. Dan menurut para ahli, faktor genetik hanya menyumbang 48% dalam membentuk IQ anak, dan sisanya adalah faktor lingkungan. Dengan begitu, kita tidak perlu berkecil hati, khawatir, atau takut anak kita akan mempunyai IQ yang rendah.
Janganlah terkungkung dengan faktor genetik yang tidak menguntungkan. Mulai sekarang, optimislah bahwa dengan rencana yang baik, anak-anak kita akan lebih baik dari kita sendiri.
Untuk mendapatkan anak cerdas gampang sekali. Cuma dengan memberi makanan sehat, perawatan baik, dan lingkungan psikologis yang mendukung sejak dalam kandung hingga usia lima tahun, besar kemungkinan harapan kita akan tercapai.
Dan salah satu cara termudah untuk mendapatkan makanan sehat, perawatan baik dan lingkungan psikologi yang mendukung, adalah dengan memberikan ASI. 

KEUNGGULAN ASI DAN MANFAAT MENYUSUI
(Sumber: Buku Panduan Manajemen Laktasi: Dit.Gizi Masyarakat-Depkes RI,2001Air Susu Ibu)
Keunggulan dan manfaat menyusui, dapat ditinjau dari beberapa aspek, yaitu aspek gizi, imunologik, psikologi, kecerdasan, neurologis, ekonomi dan penundaan kehamilan.

Aspek Gizi
Kolostrum
·         Merupakan ASI yang pertama kali keluar, setelah bayi lahir.
·         Kolostrum mengandung zat kekebalan terutama IgA untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi terutama diare.
·         Jumlah kolostrum yang diproduksi bervariasi tergantung dari hisapan bayi pada hari-hari pertama kelahiran. Walaupun sedikit namun cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Oleh karena itu kolostrum harus diberikan pada bayi.
·         Kolostrum mengandung protein,vitamin A yang tinggi dan mengandung karbohidrat dan lemak rendah, sehingga sesuai dengan kebutuhan gizi bayi pada hari-hari pertama kelahiran.
·         Membantu mengeluarkan mekonium yaitu kotoran bayi yang pertama berwarna hitam kehijauan.
Komposisi ASI
·         ASI mudah dicerna, karena selain mengandung zat gizi yang sesuai, juga mengandung enzim-enzim untuk mencernakan zat-zat gizi yang terdapat dalam ASI tersebut.
·         ASI mengandung zat-zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan bayi/anak.
·         Selain mengandung protein yang tinggi, ASI memiliki perbandingan antara Whei dan Casein yang sesuai untuk bayi. Rasio Whei dengan Casein merupakan salah satu keunggulan ASI dibandingkan dengan susu sapi. ASI mengandung whey lebih banyak yaitu 65 : 35. Komposisi ini menyebabkan protein ASI lebih mudah diserap. Sedangkan pada susu sapi mempunyai perbandingan Whey : Casein adalah 20 : 80, sehingga tidak mudah diserap.
Taurin, DHA dan AA pada ASI
·         Taurin adalah sejenis asam amino kedua yang terbanyak dalam ASI yang berfungsi sebagai neuro-transmitter dan berperan penting untuk proses maturasi sel otak. Percobaan pada binatang menunjukkan bahwa defisiensi taurin akan berakibat terjadinya gangguan pada retina mata.
·         Decosahexanoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA) adalah asam lemak tak jenuh rantai panjang (polyunsaturated fatty acids) yang diperlukan untuk pembentukan sel-sel otak dan mata yang optimal. Jumlah DHA dan AA  dalam ASI sangat mencukupi untuk menjamin pertumbuhan dan kecerdasan anak. Disamping itu DHA dan AA dalam tubuh dapat dibentuk/disintesa dari substansi pembentuknya (precursor) yaitu masing-masing dari Omega 3 (asam linolenat) dan Omega 6 (asam linoleat).
·         Kekurangan DHA dan ARA berkorelasi dengan berat badan rendah, lingkar kepala yang kecil, dan ukuran plasenta yang kecil. Akibatnya perkembangan sistem saraf pusat dan kemampuan kognitif di masa selanjutnya pun turut terpengaruh. (Brithis Medical Journal, tahun 2001.)

Aspek Imunologik
·         ASI mengandung zat anti infeksi, bersih dan bebas kontaminasi.
·         Immunoglobulin A (Ig.A) dalam kolostrum atau ASI kadarnya cukup tinggi. Sekretori Ig.A tidak diserap tetapi dapat melumpuhkan bakteri patogen E. coli dan berbagai virus pada saluran pencernaan.
·         Laktoferin yaitu sejenis protein yang merupakan komponen zat kekebalan yang mengikat  zat besi di saluran pencernaan.
·         Lysosim, enzym yang melindungi bayi terhadap bakteri (E. coli dan salmonella) dan virus. Jumlah lysosim dalam ASI 300 kali lebih banyak daripada susu sapi.
·         Sel darah putih pada ASI pada 2 minggu pertama lebih dari 4000 sel per mil. Terdiri dari 3 macam yaitu: Brochus-Asociated Lympocyte Tissue (BALT) antibodi pernafasan, Gut Asociated Lympocyte Tissue (GALT) antibodi  saluran pernafasan, dan Mammary Asociated Lympocyte Tissue (MALT) antibodi jaringan payudara ibu.
·         Faktor bifidus, sejenis karbohidrat yang mengandung nitrogen, menunjang pertumbuhan bakteri lactobacillus bifidus. Bakteri ini menjaga keasaman flora usus bayi dan berguna untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang merugikan.

Aspek Psikologik
·         Rasa percaya diri ibu untuk menyusui : bahwa ibu mampu menyusui dengan produksi ASI yang mencukupi untuk bayi. Menyusui dipengaruhi oleh emosi ibu dan kasih sayang terhadap bayi akan meningkatkan produksi hormon terutama oksitosin yang pada akhirnya akan meningkatkan produksi ASI.
·         Interaksi Ibu dan Bayi: Pertumbuhan dan perkembangan psikologik bayi tergantung pada kesatuan ibu-bayi tersebut.
·         Pengaruh kontak langsung ibu-bayi : ikatan kasih sayang ibu-bayi terjadi karena berbagai rangsangan seperti sentuhan kulit (skin to skin contact). Bayi akan merasa aman dan puas karena bayi merasakan kehangatan tubuh ibu dan mendengar denyut jantung ibu yang sudah dikenal sejak bayi masih dalam rahim.

Aspek Kecerdasan
Interaksi ibu-bayi dan kandungan nilai gizi ASI sangat dibutuhkan untuk perkembangan system syaraf otak yang dapat meningkatkan kecerdasan bayi.
Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

Aspek Neurologis
Dengan menghisap payudara, koordinasi syaraf menelan, menghisap dan bernafas yang terjadi pada bayi baru lahir dapat lebih sempurna.

Aspek Ekonomis
Dengan menyusui secara eksklusif, ibu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk makanan bayi sampai bayi berumur 4 bulan. Dengan demikian akan menghemat pengeluaran rumah tangga untuk membeli susu formula dan peralatannya.

Aspek Penundaan Kehamilan
Dengan menyusui secara eksklusif dapat menunda haid dan kehamilan, sehingga dapat digunakan sebagai alat kontrasepsi alamiah yang secara umum dikenal sebagai Metode Amenorea Laktasi (MAL).

ASI EKSKLUSIF
Anak sapi minum susu sapi, kalo anak manusia, ya minum ASI!
Di saat sebagian masyarakat meremehkan manfaat ASI dan mengagung-agungkan susu formula, ungkapan sindirin ini cocok sekali. Apalagi dengan serangan iklan susu formula yang menggila, mungkin sekedar menggugah hati, untuk kembali kepada ASI.
Setelah mengungkapkan keunggulan ASI dan menyusui, perlu kiranya dibahas tentang bagaimana memberikan ASI yang optimal bagi anak.
ASI merupakan nutrisi terbaik dalam kualitas dan kuantitas pada saat masa lompatan pertumbuhan otak yang terjadi dari 0 sampai 6 bulan. Pemberian secara eksklusif (ASI saja) selama 6 bulan pertama didasarkan pada bukti ilmiah tentang manfaat ASI bagi daya tahan hidup bayi, pertumbuhan, dan perkembangannya. ASI memberi semua energi dan gizi (nutrisi) yang dibutuhkan bayi selama 6 bulan pertama hidupnya. Pemberian ASI eksklusif mengurangi tingkat kematian bayi yang disebabkan berbagai penyakit yang umum menimpa anak-anak seperti diare dan radang paru, serta mempercepat pemulihan bila sakit dan membantu menjarangkan kelahiran.
Penelitian tentang ASI sudah dimulai sejak lama. Mulai dari Douglas di tahun 1950, yang menemukan kenyataan bahwa anak yang memperoleh ASI, mempunyai kemampuan berjalan lebih cepat dibandingkan dengan yang tidak minum ASI. Dan penelitian oleh Lucas  di tahun 1996 dan Riva di tahun 1998, menemukan bahwa nilai IQ anak yang mendapatkan ASI, lebih tinggi beberapa poin dari pada yang tidak mendapat ASI. Richards dkk di Inggris juga menemukan bahwa anak-anak yang diberi ASI secara bermakna menunjukkan hasil pendidikan yang lebih tinggi.
Kemudian di tahun 1998, Horwood & Fergusson melakukan penelitian terhadap 1000 anak usia 13 tahun di Selandia Baru. Mereka ingin melihat riwayat pemberian ASI anak-anak ini terhadap beberapa parameter yang ingin diketahui. Dari penelitian itu, tampak adanya kecenderungan peningkatan IQ terhadap lamanya pemberian ASI. Selain itu juga terjadi peningkatan pada  hasil tes kecerdasan standar, peningkatan rangking di sekolah dan peningkatan angka di sekolah.
Jadi, mengapa kita tidak memberikan ASI pada anak kita?

Selain manfaat ASI itu sendiri, proses menyusuinya juga sangatlah penting. Karena menyusui, tidak hanya sekedar memberi makan tapi juga mendidik dan memberikan kebutuhan psikososial. Mengapa? Karena di saat itu terjadi stimulasi pada anak dengan cara kontak mata, diajak bicara, dipeluk, dan dielus-elus oleh sang ibu. Hal ini merupakan stimulasi untuk meningkatkan kecerdasan emosionalnya. Seperti yang kita ketahui, saat ini ukuran kecerdasan tidak hanya IQ (intelegensia), tapi juga EQ (kecerdasan emosional).
Wallahu 'alam.

POSKO LEBARAN

Lebaran, moment yang selalu dinanti oleh semua orang, khususnya orang indonesia yang mayoritas penduduknya muslim. Lebaran merupakan sarana untuk berkumpul, silaturahmi sanak keluarga, hampir semua orang jauh jauh hari menyiapkan waktu utnuk pulang kampung. Pulang kampung adalah tradisi yang sudah dibudayakan dari zaman dahulu.. Tradisi ini dilakukan oleh para pemudik dengan berbagai cara dan jenis transportasi, salah satunya adalah transportasi darat. Seperti halnya kita tahu bahwa resiko perjalanan begitu beragam, mulai dari kecelakaan, batuk pilek dan sakit yang lainya.
Menyikapi hal tersebut maka RSU Purwogondo  memberikan pelayanan kesehatan berupa POSKO KESEHATAN MUDIK LEBARAN yang berada di beberapa titik jalur mudik lebaran. Posko tersebut melayani pelayanan kesehatan untuk para pemudik dan pengguna jalan lainya secara gratis. Selain itu, posko kesehatan juga didirikan ditempat wisata bekerja sama dengan dinas kesehatan dan dinas pariwisata setempat ( Kebumen ).
Sarana dan prasarana yang disediakan diposko kesehatan cukup lengkap, mulai dari obat obatan, alat kesehatan, emergency kit dan ambulan yang stanby dilokasi. Posko lebaran dibuka mulai dari H-7 sampai H+7 Lebaran selama 24 Jam. Adapun tenga kesehatan yang standby terdiri dari perawat, bidan dibantu oleh tenaga non medis.
Posko kesehatan RSU Purwogondo sudah dilaksanakan rutin setiap tahunya dan sudah terintegrasi dengan rumah sakit, sehingga untuk penanganan lanjut/ pasien yang memerlukan rujukan akan dimudahkan.
 Posko Kesehatan di Jalur Mudik


 Posko Kesehatan di Tempat Wisata

Ambulance Standby 24 Jam

 Penanganan Korban KLB  di Pantai

Senin, 08 Mei 2017

Artikel Kesehatan

 

HERNIA

Hernia Scrotalis

HERNIA
Secara umum hernia merupakan penonjolan (protrusi) sebagian atau seluruh viscus dari posisi normalnya melalui suatu celah (defek atau bukaan) dimana organ dalam itu berada.

Hernia eksternal merupakan protrusi abnormal organ intra-abdominal melewati defek fascia pada dinding abdominal. Hernia yang sering terjadi adalah inguinal, femoral, umbilical, dan paraumbilikal.
Hernia inguinalis merupakan protrusi viscus (organ) dari kavum peritoneal ke dalam canalis inguinalis.
Semua hernia terjadi melalui celah lemah atau kelemahan yang potensial pada dinding abdomen yang dicetuskan oleh peningkatan tekanan intraabdomen yang berulang atau berkelanjutan
Kausa :
1. Defek congenital
Kantong peritoneal kongenital merupakan factor predisposisi terjadinya hernia pada awal
kehidupan, dapat berupa:
• Prosesus vaginalis persisten yang dapat menyebabkan terbentuknya hernia inguinal indirek
• Obliterasi inkomplit dari umbilicus yang mnyebabkan terjadinya hernia umbilical
2. Defek aquisita
Kelemahan pada dinding abdomen anterior yang dapat disebabkan oleh:
• Insisi pembedahan yang menyebabkan hernia insisional
• Kelemahan otot akibat obesitas dengan infiltrasi lemak, kehamilan, atau proses ketuaan normal
Faktor presipitasi
Herniasi terjadi ketika tekanan intraabdomen naik karena beberapa factor seperti:
• Batuk kronis
• Konstipasi
• Obstruksi leher vesika atau uretral
• Parturisi
• Muntah
• Penggunaan otot berlebihan
• Keganasan abdomen dengan ascites

Macam-macam hernia:
Berdasarkan keadaaan klinisnya:
1. Hernia reponibilis
Merupakan hernia yang dapat direposisi tanpa operasi
2. Hernia ireponibilis
Adalah hernia yang tidak dapat kembali ke cavum abdominale kecuali dengan bantuan operasi
3. Hernia incarserata
Merupakan hernia ireponibilis yang sudah disertai tanda-tanda ileus mekanis (usus terjepit sehingga aliran makanan tidak bisa lewat)
Berdasarkan arah hernia:
1. Hernia eksternal
Merupakan hernia yang arah penonjolannya dapat dilihat ke arah luar

Klasifikasinya adalah:
• Hernia inguinalis
• Hernia femoralis
• Hernia umbilical dan para-umbilikal
• Hernia epigastrika
• Hernia insisional
• Hernia obturator
• Hernia spigelian
• Hernia lumbar
• Hernia gluteal
• Hernia skiatik
• Hernia perineal

2. Hernia internal
Jika isi hernia masuk ke dalam rongga lain, misalnya masuk ke cavum thorax, bursa omentalis, atau masuk ke dalam cavum abdomen

Pada cavum abdominal:
• Hernia epiploica winslowi
• Hernia bursa omentalis
• Hernia mesenterika
• Hernia retroperitonealis
Pada cavum thorax:
• Hernia diafragmatica traumatic
• Hernia diafragmatica non-traumatica

HERNIA INGUINALIS

Hernia inguinalis merupakan hernia yang paling sering terjadi. Jenis-jenis hernia inguinalis:
1. Hernia inguinalis indirek atau lateralis
2. Hernia inguinalis direk atau medialis
HERNIA INGUINALIS LATERALIS
Merupakan hernia yang memasuki kanalis inguinalis melalui cincin inguinal interna yang terletak lateral dari vasa epigastrika inferior dan berjalan sepanjang kanalis di depan korda.
Lapisan-lapisan hernia inguinal indirek/lateralis:
• Peritoneum
• Lemak ekstraperitoneal
• Fasia spermatika interna (berasal dari fasia transversalis pada cincin interna)
• Otot dan fasia kremaster (berasal dai m. obliqus interna dan m. transersum abdominis serta jaringan areolar antara kedua otot tersebut)
• Fasia spermatika eksterna
• Fasia superfisialis dan kulit

Patogenesis

Hernia indirek bersifat congenital dan disebabkan oleh kegagalan penutupan prosesus vaginalis ( kantong hernia) sewaktu turun ke dalam skrotum. Kantong yang dihasilkan bisa meluas sepanjang kanalis inguinalis; jika meluas kedalam skrotum maka disebut hernia lengkap. Karena processus vaginalis terletak didalam funikulus spermatikus, maka prosessus ini dikelilingi oleh muskulus kremater dan dibentuk oleh pleksus venosus pampiniformis, duktus spermatikus dan arteria spermatika. Lubang interna ke dalam kavitas peritonealis selalu lateral terhadap arteria epigastrica profunda dngan adanya hernia inguinalis indirek, sedangkan lubang interna medial terhadap pembuluh darah ini bila hernianya direk.
Kanalis inguinalais adalah kanal yang normal pada fetus. Pada bulan ke 8 kehamilan, terjadi desenden testis melalui kanal tersebut. Penurunan testis tersebut akan menarik peritoneum ke daerah skrotu sehingga terjadi penonjolan peritoneum yeng disebut prosessus vaginalis peritonei.
Pada bayi yang sudah lahir, umumnya prosessus ini telah mengalami obliterasi sehingga isi rongga perut tidak dapat melalui kanalis tersebut. Namun dalam beberapa hal, seringkali kanlalis ini tidak menutup. Karena testis kiri turun terlebih dahulu, maka kanalis inguinalis kanan lebih sering terbuka. Bila kanalis kiri terbuka maka biasanya yang kanan juga terbuka. Dalam keadaan normal, kanalis yang terbuka ini akan menutup pada usia 2 bulan.

Bila prosessus terbuka terus (karena tidak mengalami obliterasi), akan timbul hernia inguinalis lateralis kongenital. Pada orang tua kanalis tersebut telah menutup. Namun karena merupakan lokkus minoris resistensie, maka pada keadaan yang dapat menyebabkan tekanan intraabdominal meningkat , kanal tersebut dapat terbuka kembali dan timbul hernia inguinalis lateralis akuisita.

Hernia inguinalis sering timbul pada pria dan lebih sering pada sisi kanan dibandingkan sisi kiri. Peningkatan tekanan intra abdomen akibat berbagai sebab, yang mencakup pengejanan yang mendadak, gerak badan yang terlalu aktif, obesitas, batuk menahun, asites, mengejan pada waktu buang air besar, kehamilan dan adanya massa abdomen yang besar, mempredisposisi pasienke perkembangan hernia. Peningkatan tekanan intra abdomen ini akan mendorong bagian dari usus dan lambung ke dalam kanalis ini, atau bahkan kedalam scrotum.

HERNIA INGUINALIS
(Ilmu Bedah – Handbook of Surgery)
DIAGNOSIS
1. Gejala-gejala
Hernia yang tak memperlihatkan gejala-gejala diketemukan pada waktu pemeriksaan rutin. Suatu penonjolan atau gumpalan pada skrotum, dan pada waktu batuk dan defekasi penonjolan semakin menonjol. Juga pada waktu menangkat sesuatu atau kegiatan fisik lainnya. Pada beberapa kasus tertentu massa menjulur sampai ke dalam skrotum, daerah pangkal paha terasa tidak enak, terutama kalau hernia membesar.
2. Tanda-tanda
a. Suatu masa di daerah pangkal paha, reponibel atau inkarserata, kadang-kadang sampai ke daerah skrotum. Pada bayi dan wanita adanya masa itu satu-satunya tanda yang ada. Hernia kecil yang tak memperlihatkan gejala tak akan terlihat dari luar.

b. Pada anak laki yang lebih besar dan pria, maka harus dilakukan penanganan sebagai berikut. Skrotum dimasuki jari telunjuk dan jari ditempatkan pada atau melalui annulus inguinalis eksterna. Instrusikan pada pasien untuk menekan (mengedan) seakan-akan hendak buang air besar. Ini akan meningkatkan tekanan intraabdominal. Kantung hernia merupakan suatu struktur bagaikan balon yang menekan jari secara langsung atau dari sisi lateral. Annulus eksterna yang membesar bukan hernia, meskipun kemungkinan hernia yang menyebabkan pembesaran itu dan hernia harus dicari dengan cermat kalau annulus cukup besar sehingga jari telunjuk dapat masuk. Hernia inguinalis paling mudah diperagakan kalau pasien berdiri tetapi periksalah pasien baik dalam posisi berdiri maupun dalam posisi telentang.

c. Indirek vs direk.
Hernia indirek merupakan suatu massa elips yang berjalan turun dan miring ke dalam kanal inguinalis. Mungkin akan masuk ke dalam skrotum. Massa ini menekan sisi lateral jari yang dipakai untuk memeriksa. Dengan menekan bagian atas annulus interna dengan satu tangan maka dapat dicegah jangan sampai hernia masuk ke dalam kanalis inguinalis.
Hernia direk adalah suatu massa sferis, yang jarang turun sampai ke skrotum. Massa itu menekan jari yang memeriksa langsung dari sebelah depan. Dengan menekan annulus interna dengan tangan kita tak dapat mengurangi hernia tersebut.
HERNIA INGUINALIS
(Sabiston – Buku Ajar Bedah)
MANIFESTASI KLINIS
Sebagian besar hernia adalah asimtomatik, dan kebanyakan ditemukan pada pemeriksaan fisik rutin dengan palpasti benjolan pada annulus inguinalis superfisialis atau suatu kantong setinggi annulus inguinalis profundus. Yang terakhir dubuat terasa lebih menonjol bila pasien batuk. Salah satu tanda pertama adalah adanya massa dalam daerah inguinalis manapun atau bagian atas skrotum. Dengan berlalunya waktu, sejumlah hernia turun ke dalam skrotum sehingga skrotum membesar. Pasien hernia sering mengeluh tidak nyaman dan pegal pada daerah ini, yang dapat dihilangkan dengan reposisi manual hernia ke dalam kavitas peritonealis. Tetapi dengan berdiri atau terutama dengan gerak badan, maka biasanya hernia muncul lagi.
PEMERIKSAAN FISIK
Daerah inguinalis pertama-tama diperiksa dengan inspeksi. Sering benjolan muncul dalam lipat paha dan terlihat cukup jelas. Kemudian jari telunjuk ditempatkan pada sisi lateral kulit skrotum dan dimasukkan sepanjang funikulus spermatikus sampai ujung jari tengah mencapai annulus inguinalis profundus. Suatu kantong yang diperjelas oleh batuk biasanya dapat diraba pada titik ini. Jika jari tangan tak dapat melewati annulus inguinalis profundus karena adanya massa, maka umumnya diindikasikan adanya hernia. Hernia juga diindikasikan, bila seseorang meraba jaringan yang bergerak turun ke dalam kanalis inguinalis sepanjang jari tangan pemeriksa selama batuk.
Walaupun terdapat tanda-tanda yang menunjukkan apakah hernia itu indirek atau direk, namun umumnya hanya sedikit kegunaannya, karena keduanya biasanya memerlukan penatalaksaan bedah, dan diagnosis anatomi yang tepat hanya dapat dibuat waktu operasi. Gambaran yang menyokong adanya hernia indirek mencakup turunnya ke dalam skrotum, yang sering ditemukan dalam hernia indirek , tetapi tak lazim dalam bentuk hernia direk. Hernia direk lebih cenderung timbul sebagai massa yang terletak pada annulus inguinalis superfisialis dan massa ini biasanya dapat direposisi ke dalam kavitas peritonealis, terutama jika pasien dalam posisi terbaring. Pada umumnya dengan jari tangan pemeriksa di dalam kanalis inguinalis, maka hernia inguinalis indirek maju menuruni kanalis pada samping jari tangan, sedangkan penonjolan yang langsung ke ujung jari tangan adalah khas dari hernia direk.
Diagnosis banding hernia inguinalis mencakup massa lain dalam lipat paha seperti limfadenopati, varikokel, testis yang tidak turun, lipoma, dan hematoma.

HERNIA
(Kapita Selekta Kedokteran)
MANIFESTASI KLINIS & PEMERIKSAAN FISIK
1. Hernia Inguinalis Lateralis (Indirek)
Umumnya pasien pengatakan turun berok, burut, atau kelingsir, atau mengatakan adanya benjolan di selangkangan/kemaluan. Benjolan tersebut bias mengecil atau menghilang pada waktu tidur, dan bila menangis, mengejan, atau mengangkat benda berat atau bila posisi pasien berdiri dapat timbul kembali. Bila telah terjadi komplikasi dapat ditemukan nyeri.
Keadaan umum pasien biasanya baik. Bila benjolan tidak nampak, pasien dapat disuruh mengejan dengan menutup mulut dalam keadaan berdiri. Bila ada hernia maka akan tampak benjolan. Bila memang sudah tampak benjolan, harus diperiksan apakah benjolan tersebut dapat dimasukkan kembali. Pasien diminta berbaring, bernapas dengan mulut untuk mengurangi tekanan intraabdominal, lalu skrotum diangkat perlahan-lahan. Diagnosis pasti hernia pada umumnya sudah dapat ditegakkan dengan pemeriksaan klinis yang teliti.
Keadaan cincin hernia juga perlu diperiksa. Melalui skrotum jari telunjuk dimasukkan ke atas lateral dari tuberkulum pubikum. Ikuti fasikulus spermatikus sampai ke annulus inguinalis internus. Pada keadaan normal jari tangan tidak dapat masuk. Pasien diminta mengejan dan merasakan apakah ada massa yang menyentuh jari tangan. Bila massa tersebut menyentuh ujung jari maka itu adalah hernia inguinalis lateralis, sedangkan bila menyentuh sisi jari maka diagnosisnya adalah hernia inguinalis medialis.
2. Hernia Inguinalis Medialis (Direk)
Pada pasien terlihat adanya massa bundar pada annulus inguinalis eksterna yang mudah mengecil bila pasien tidur. Karena besarnya defek pada dinding posterior maka hernia ini jarang sekali menjadi irreponibilis.
Hernia ini disebut direkta karena langsung menuju annulus inguinalis eksterna sehingga meskipun annulus inguinalis interna ditekan bila pasien berdiri atau mengejan, tetap akan timbul benjolan. Bila hernia ini sampai ke skrotum, maka hanya akan sampai ke bagian atas skrotum, sedangkan testis dan funikulus spermatikus dapat dipisahkan dari massa hernia.
Bila jari dimasukkan dalam annulus inguinalis eksterna, tidak akan ditemukan dinding belakang. Bila pasien disuruh mengejan tidak akan terasa tekanan dan ujung jari dengan mudah dapat meraba ligamentum Cowperi pada ramus superior tulang pubis. Pada pasien kadang-kadang ditemukan gejala mudah kencing karena buli-buli ikut membentuk dinding medial hernia.
Pengelolaan hernia
• Memakai ikat pinggang khusus yang disebut truss (untuk menyokong hernia dan menjaganya dari menonjol)
• Menghindari aktivitas yang menyebabkan peregangan abdomen (abdominal strain)
• Herniorrhapy
Ada beberapa cara, yaitu
 Di bawah anestesi general, surgeon menarik kembali benjolan peritoneum melalui lobang kemudian menutup defek dengan melekatkan satu sama lain. Akan tetapi, ini menyebabkan pasien perlu istirahat untuk menahan dinding perut tertutup, ahli bedah harus menempatkan beberapa perlengketan, di bawah derajat regangan pada jaringan profunda, mengulang proses sampai dia nyaman menyambungkannya. Akan tetapi, pasien harus membatasi aktivitas fisik selama beberapa minggu.
 Menggunakan anestesi local, incisi kecil dibuat di atas tempat hernia. Penonjolan peritonel dikembalikan ke abdomen, tapi perbaikan dicapai dengan penempatan potongan ‘fine (inert and sterile) mesh’ pada pembukaan jaringan. Ini ditahan pada tempat dan incisi yang luar ditutup. Operasi memakan waktu beberapa menituntuk melakukan. Tehnik ini tidak membutuhkan perlekatan bersama jaringan otot, jadi mengeliminasi tegangan yang diinduksi oleh metode. Proses penyembuhan mulai langsung -(ditempatkannya fine mesh)- otot dan tendon mengirim jaringan fibrosa yang tumbuh sekelilingdan melalui mesh. Tehnik ini tidak perlu mondok, bahkan setelah operasi. Pasien mampu untuk berjalan langsung setelah operasi

MOW ( KB Steril ) Gratis

Hubungan baik antara RSU Purwogondo dengan pemerintahan melahirkan beberapa program positif tentunya dalam bidang pelayanan kesehatan. Dalam hal ini, RSU Purwogondo bekerjasama dengan BKKBN ( Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ) membentuk program MOW Gratis yang dilaksanakan mulai tahun 2012 silam. RSU Purwogondo sebagai pelaksana dan BKKBN sebagai petugas yang mengkoordinir dan mencari aseptor/ calon peserta MOW.
program ini diberikan untuk umum terutama semua penduduk kabupaten kebumen.
Kegiatan ini berlangsung dengan baik hingga pada ahirnya pihak pemerintah ( BKKBN Pusat ) menyambut positif dengan memberikan beberapa apresiasi kepada RSU Purwogondo.
Melalui program ini pula RSU Purwogondo diikutsertakan dalam PERSI AWARD yang didukung oleh BKKBN Kebumen.
 Pemberian bantuan alat LAPARASCOPY oleh BKKBN Jawa Tengah

 Penandatanganan MOU dengan BKKBN Jawa Tengah

 Pelaksanaan MOW oleh Dokter Spesialis Kandungan


 Kunjungan DINKES Kebumen terkait pelaksaan MOW Gratis

Peserta MOW

Kegiatan Tim BENCANA

Kesiaagaan TIM REAKSI CEPAT ( TRC ) RSU Purwogondo dalam kegiatan kemanusiaan diberbagai wilayah
 Persiapan bersih pantai pasca gelombang pasang pantai suwuk...

 Bersih-bersih pantai suwuk pasca gelombang pasang





 Ambulan standby di lokasi longsor sampang



 Pencarian korban yang tertimbun longsor

 Koordinasi dengan pihak Pemerintahan (longsor sampang-sempor)


Pemberian bantuan sembako untuk korban longsor sampang -sempor




 Posko Kesehatan, Banjir


  Pelatiahan Evakuasi Korban Banjir

 Pelatihan Pemadam Kebakaran, Bekerja sama dengan BPBD